tulisan ini bermula dari tumpukan kertas dengan nama MODUL MENJELANG Ujian Nasional dan Ujian Akhir Sekolah.
MODUL PENDIDIKAN AGAMA.
11. Merendahkan martabat perempuan pada dasarnya adalah merendahkan martabat manusia secara pribadi karena...
a. perempuan adalah makhluk kelas nomor dua.
b. perempuan merupakan partner laki-laki
c. pribadi manusia menjadi sempurna jika melibatkan perempuan
baik laki-laki maupun perempuan memiliki martabat yang sama
d. tanpa kehadiran perempuan manusia tidak dapat hidup bahagia.
dan jawaban yang diberikan adalah D.
PEMBAHASAN MODUL EKONOMI.
tuan Ahmat seorang karyawan PT ANGKASA mempunyai istri yang tidak bekerja dan 2 orang anak, ia mempunyai gaji Rp. 2.500.000,00 per bulan. Biaya jabatan Rp. 50.000,00, iuran pensiun 5 % dari penghasilan.
diketahui PTKP :Wajib pajak Rp. 12.000.000,00
Istri Rp. 1.200.000,00
Anak Rp. 1.200.000,00
besar PPh yang harus dibayar Tn. Ahmad tiap tahun adalah...
pembahasannya seperti ini...
jika yang menjadi wajib pajak adalah laki-laki, maka Pendapatan Tidak Kena Pajak yang tidak disertakan dalam penghitungan pajak, untuk WAJIB PAJAK, ISTRI, DAN ANAK. jika wanita, maka pendapatannya hanya untuk WAJIB PAJAK SAJA. bla...bla...bla...
KITA TERJEPIT.
1. hanya pria kah yang menjadi tulang punggung keluarga? bagaimana dengan ibu-ibu yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya tidak berkerja, dan dia yang menjadi penopang hidup?
2. lalu dengan ditambah lagi, upah buruh perempuan lebih murah daripada upah buruh laki-laki. (lalu peluang itu kemudian langsung ditangkap oleh MEREKA).
3. disambung dengan berbagai kasus pelecehan oleh MEREKA, dan buruh pria lain.
4. disusul dengan susahnya meminta hak buruh perempuan, misalnya cuti haid.
lalu semuanya dibungkus dengan ANCAMAN PHK.
dan ditanggapi dengan sikap NERIMA, dan LEGOWO...
TIDAK! sudah cukup kawan, kita harus bertindak.
bertindak untuk hapuskan...
MEREKA,
juga untuk hapuskan kalimat...
ibu pergi ke pasar, dan bapak pergi ke kantor
karena,
d. baik laki-laki maupun perempuan memiliki martabat yang sama.
ps: sadari benar, siapa musuhmu?
kalo soal ini gua sependapat.
BalasHapusmeskipun gak gua sangka ada perempuan yang rela bayar pajak lebih mahal demi kesamaan derajat.
hahahaha.
so, kalau mau bertindak,
tindakan apa?
bukan masalah pajaknya lebih besar. PTKPnya juga lebih besar, dan jumlah pendapatan yang mereka dapatkan juga lebih besar.
BalasHapusmasalahnya ya itu tadi, para pemilik modal sangat menikmati kalo upahnya rendah, tapi dituntut kerja yang tinggi.
bertindaknya, dengan berserikat, berani untuk mengeluarkan statement2 yang memang tidak sesuai dengan kehormatan diri. jangan mau terus menerus bertindak.
tapi kayaknya perserikatan dan statement kurang berguna di negara ini sekarang.
BalasHapusharus ada orang yang masuk pemerintahan dan ngerubah semuanya.
gak bisa dari luar.