Minggu, 28 November 2010

YAP

hak seseorang untuk berbicara. itu yang saya tau.
hak seseorang untuk berpendapat.
hak seseorang untuk melihat lebih jernih tentang keadaan sekitar.
dan hak seseorang untuk bisa merasa nyaman dengan ekosistemnya.


dalam suatu kelas mengenai negara, RECALL, dibahas.

"hak yang dimiliki parpol untuk menarik anggotanya yang dianggap tidak benar."

ya. baik, suatu usaha untuk membangun bangsa. lalu bagaimana jika kenyataannya recall dipakai untuk memuaskan hasrat? seperti ini jadinya.
uang rakyat memang untuk kepuasan nafsu para pemegang harta.
gila kau!
TIDAK LIHAT PARA PENARIK BECAK!
PALSU!



berganti-gantian "dengan sengaja" menduduki kursi emas, geragas mengeruk kekayaan, lalu? ENOL BESAR.

masih bisa memberikan statement bahwa hanya dengan jalan itu kau bisa menyerukan suaramu. benarkah? efektifkan? benarkah suaraku didengar?
ataukah hanya suara uang yang didengar? karena itu yang ku tahu.

sepertinya ada pergerakan yang harus didukung selain independensi yang juga bisa membangun bangsa, toh semua harus dibangun, karena ketimpangan hanya akan membawa bangsa di titik ENOL.

ya, gerakan yang membuat kita punya pilihan. yap, kali ini benar-benar pilihan.
pilihan yang adil, tidak lagi itu-itu saja.
tidak lagi pilihan yang hanya membuat kita jatuh ke lubang yang sama.

tegas, peka, dan berani.

itu dulu dariku hari ini.


ps : sadari benar, siapa musuhmu?