tersentak dengan kisah zaman dahulu,
ketika perang dunia pertama muncul.dipicu oleh reaksi negara-negara eropa
yang memperdebatkan tentang KEHEBATAN negaranya masing-masing
yang dilihat dari
KEKUATAN EKONOMI yang dimiliki negara tersebut,
dan,
KEUNTUNGAN EKONOMI yang diterima oleh negara tersebut.
sehingga untuk ”memenangkan” kompetisi ini,
negara-negara eropa berlomba-lomba melakukan penjajahan.
karena ternyata faktor yang dijadikan tolak ukur
adalah
SEMAKIN BANYAK DAERAH JAJAHAN,MAKA SEMAKIN BANYAK ”KEKAYAAN” YANG MASUK KAS NEGARA,DAN MEREKALAH YANG JADI PEMENANG.
kemudian saya teringat sesuatu,
“Marvel, kamu itu harus sadar yah...kamu itu anak orang miskin. Tidak pantas dengan keluarga kami.” teriak tante Silfa.
“Tapi tante…aku mencintai Melati.”
wajah sinetron Indonesia.
YANG KAYA ADALAH YANG HEBAT.
* semacam de javu terjadi saat itu*
bila pemikiran seperti itu pada masa lalu berdampak adanya konflik yang sangat besar,
saat ini,
dengan disuguhkannya pemikiran tersebut melalui tayangan-tanyangan seperti itu SETIAP HARI pada masyarakat,
apa yah, yang akan terjadi dengan Indonesia?
ps : sadari benar, siapa musuhmu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar